Kamis, 02 Agustus 2012

Materi IPS kelas 7 Semester 1 : Kenampakan Alam di Permukaan Bumi (Bagian 2)




            d. Gempa Bumi
            Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.
            Gempa dibedakan menjadi dua macam, yaitu gempa tektonik, vulkanik, dan gempa runtuhan. Gempa tektonik terjadi ketika terjadi pergeseran lempeng dan saling bertumbukan.
            Gempa vulkanik adalah gempa yang disebabkan oleh aktivitas vulkanik atau gunung berapi. Aktivitas gunung api menimbulkan getaran pada wilayah sekitarnya, karena itu terjadi gempa.
            Gempa runtuhan adalah gempa yang terjadi akibat longsoran atau runtuhnya tanah di perbukitan atau gua. Karena volume tanah longsor terbatas, getarannya kecil, dan tidak berbahaya.
            Besar kecilnya kekuatan gempa diukur dengan alat bernama seismograf. Sedangakan hasil pengukurannya berbentuk seismogram. Kekuatan gempa dapat ditentukan denga menggunakan Skala Richter.
            Gempa pada skala yang besar dapat menyebabkan kerusakan yang amat parah. Banyak korban jiwa sdan bangunan runtuh.

2.    Tenaga Eksogen
Tenaga eksogen yaitu tenaga yang berasal dari luar bumi. Sifat umum tenaga eksogen adalah merombak bentuk permukaan bumi hasil bentukan dari tenaga endogen. Bukit atau tebing yang terbentuk hasil tenaga endogen terkikis oleh angin, sehingga dapat mengubah bentuk permukaan bumi. Secara umum tenaga eksogen berasal dari 3 sumber, yaitu:
            Tenaga eksogen yang mengubah bentuk muka bumi dipengaruhi oleh tiga proses, yaitu pelapkan, erosi, dan sedimentasi.
  1. Proses Pelapukan
            Pelapukan dapat diartikan sebagai proses penghancuran masa batuan zat penghancur. Pelapukan dibagi menjadi tiga, yaitu pelapukan fisika, kimia, dan biologi.
o Pelapukan fisika atau  disebut pula desintegrasi adalah proses penghancuan batuan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil tanpa mengubah komposisinya. Proses ini bisa terjadikarena sinar matahari, perubahan suhu, dan pembekuan air pada celah-celah batuan
o Pelapukan kimia atau disebut pula dekomposisi adalah proses penghancuran batuan dengan mengubah susunan kimiawi batuannya.
o Pelapukan Biologi-mekanik atau organik adalah pelapukan yang disebabkan oleh makhluk hidup.
  1. Proses Erosi
            Erosi adalah suatu proses penghancuran tanah dan kemudian dipindahkan ke tempat lain oleh beberapa hal.
  • Erosi oleh air, biasanya terjadi di pegunungan. Bisa juga disebut abrasi apa bila gelombang laut mengikis pantai.
Erosi
  • Erosi oleh angin
  • Erosi oleh es atau gletser
  1. Proses Sedimentasi
            Sedimentasi adalah suatu proses pengendapan material yang ditransport oleh media air, angin, es, atau gletser di suatu cekungan. Delta yang terdapat di mulut-mulut sungai adalah hasil dan proses pengendapan material-material yang diangkut oleh air sungai, sedangkan bukit pasir (sand dunes) yang terdapat di gurun dan di tepi pantai adalah pengendapan dari material-material yang diangkut oleh angin.

 
Dampak Keragaman Muka Bumi terhadap Kehidupan Manusia
          Tenaga endogen umumnya bersifat membangun karena adanya material baru yang dikeluarkan dari dalam bumi. Tenaga endogen juga membentuk muka bumi, sehingga terdapat  bukit, gunung, lembah, dan lain-lain. Walaupun demikian, pada awal pembentukannya dirasakan sebagai bencana alam.             Contohnya, letusan gunung api pada awalnya menimbulkan kerusakan bagi lahan pertanian, hutan, permukiman, dan menimbulkan banyak korban jiwa. Namun, setelah letusan terjadi, material hasil letusan (abu, pasir,  dan material lainnya) menggganti lapisan tanah subur yang telah tipis karena erosi.
A). Dampak positif tenaga endogen:
  1. Letak mineral dekat dengan permukaan tanah
  2. Relief bentukan tenaga endogen dapat dijadikan daerah tujuan wisata
  3. Terbentuk gunung yang tinggi yang dapat mendatangkan hujan orografis
  4. Terbentuk tanah tinggi yang luas sebagi areal pertanian agrobisnis
B). Dampak negatif tenaga endogen:
  1. Pergerakan lempeng kerak bumi menimbulkan bencana
  2. Terjadi gerak naik dan turun daratan yang menyebabkan kerusakan bangunan, jalan, rumah, maupun jembatan.
Sedangkan, pada tenaga eksogen:
A). Dampak positif tenaga eksogen:
  1. Pelapukan di daerah kapur, dapat membentuk gua-gua yang mempunyai stalagtit dan stalagmit, yang dapt menjadi daerah tujuan wisata.
  2. Relief muka bumi bentukan tenaga eksogen baik di pantai maupun di daratan merupakan daerak pariwisata.
B). Dampak negatif tenaga eksogen:
  1. Terjadi kerusakan areal pertanian, pemukiman, jalan, akibat dari adanya banjir dan erosi.
  2. Kekuatan angin dapat menimbulkan bencana di daerah pemukiman penduduk.
            Ada beberapa langkah untuk menanggulangi dampak negatif dari tenaga endogen maupun eksogen, antara lain:
·  Daerah yang labil terhadap gerakan kulit bumi tidak boleh dijadikan daerah pemukiman.
·  Pembangunan jalan, rel, dan prasarana umum lainnya harus melihat dan mengkaji alam untuk menghindari daerah-daerah yang labil.
·  Wilayah yang berdekatan dengan gunung api tidak boleh dijadikan pemukiman
·  Usaha reboisasi dan penghijauan untuk lahan-lahan kritis lebih ditingkatkan
·  Perlu pengamatan yang intensif terhadap gunung api yang masih aktif
·  Kawasan gas beracun tidak boleh menjadi daerah pertanian dan pemukiman

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar